Pada Selasa, 8 September 2026, mahasiswa Praktik Kependidikan UNY dari Program Studi Bimbingan dan Konseling melaksanakan kegiatan Bimbingan Lintas Kelas khususnya XII di SMA Kolombo Yogyakarta. Kegiatan diikuti oleh peserta didik kelas XII IPA dan IPS dengan tema “Ecoprint sebagai Media Ekspresi dan Regulasi Emosi” dan slogan “Ekspresikan Rasa, Ciptakan Karya, Temukan Makna.” Kegiatan merupakan bagian dari program BK yang dikemas secara inovatif melalui layanan bimbingan di luar ruang kelas dengan memanfaatkan ecoprint sebagai media art therapy. Pelaksanaan kegiatan juga berkolaborasi dengan pembelajaran Kimia melalui materi Green Chemistry dalam pengaplikasian ecoprint pada produk totebag. Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Bearkualitas melalui pembelajaran yang inovatif dan kolaboratif, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kemampuan peserta didik dalam mengenali dan meregulasi emosi, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan bahan alam dalam kegiatan kreatif.
Kegiatan bertujuan memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengenali, mengekspresikan, dan meregulasi emosi melalui aktivitas kreatif. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi BK mengenai pengenalan dan regulasi emosi oleh mahasiswa PK UNY Program Studi BK dengan pendekatan seperti bimbingan klasikal. Namun, layanan dikemas secara berbeda dengan dilaksanakan di lapangan sekolah sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih aktif. Setelah penyampaian materi, peserta didik diajak melakukan aktivitas art therapy melalui pembuatan ecoprint pada totebag. Peserta didik memilih daun dan bunga, menyusun motif, serta mengaplikasikannya pada totebag sesuai kreativitas masing-masing. Dalam proses tersebut, pembelajaran Kimia melalui materi Green Chemistry turut diintegrasikan melalui pendampingan dalam pengaplikasian ecoprint. Kolaborasi tersebut memberikan pengalaman belajar lintas bidang bagi peserta didik kelas XII IPA maupun IPS.
Pelaksanaan kegiatan memberikan pengalaman belajar yang kreatif, aktif, dan bermakna bagi peserta didik. Ecoprint tidak hanya menjadi kegiatan untuk menghasilkan karya berupa totebag, tetapi juga digunakan sebagai media ekspresi dan regulasi emosi dalam layanan BK. Melalui proses berkarya, peserta didik memperoleh kesempatan untuk menyalurkan perasaan secara positif serta melatih fokus, kesabaran, ketenangan, kreativitas, dan penghargaan terhadap proses. Selain itu, kolaborasi dengan pembelajaran Kimia memberikan pengetahuan tambahan, khususnya bagi peserta didik kelas IPS, mengenai penerapan Green Chemistry dan pemanfaatan bahan alam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap SDG 4 dengan menghadirkan pembelajaran lintas disiplin yang inovatif, SDG 3 melalui penguatan aspek sosial-emosional peserta didik, dan SDG 12 melalui pengenalan pemanfaatan bahan alam yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan.’
Melalui kegiatan Bimbingan Lintas Kelas XII, diharapkan peserta didik semakin mampu mengenali, mengekspresikan, dan meregulasi emosinya melalui cara yang positif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu inovasi layanan BK yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan bidang keilmuan lain. Bagi mahasiswa PK UNY, kegiatan ini menjadi pengalaman dalam mengimplementasikan kompetensi BK secara kreatif dan kontekstual sekaligus memberikan kontribusi terhadap terciptanya layanan pendidikan yang berkualitas, mendukung kesejahteraan peserta didik, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
Dokumentasi Kegiatan
Gambar 1. Mahasiswa PK UNY Program Studi Bimbingan dan Konseling menyampaikan materi mengenai pengenalan dan regulasi emosi dalam kegiatan Bimbingan Lintas Kelas XI

Gambar 2. Peserta didik kelas XII IPA dan IPS mengikuti proses pembuatan ecoprint pada totebag sebagai media ekspresi dan regulasi emosi.

Gambar 3. Peserta didik bersama mahasiswa PK UNY melakukan foto bersama dan menunjukkan hasil karya ecoprint pada kegiatan Bimbingan Lintas Kelas XII.
